Singkatnya, ini adalah standar komunitas kami di seluruh game Riot [League of Legends, VALORANT, Teamfight Tactics, League of Legends: Wild Rift, 2XKO, dan Legends of Runeterra]
Jika pernah benar-benar terjun ke salah satu game kami, kamu pasti tahu bahwa para pemain memiliki semangat yang menggebu ketika bermain. Game kami memang tidak mudah dan itulah yang membuatnya berarti. Semangat yang mendorong kita untuk berusaha lebih keras, belajar lebih cepat, dan bekerja sama kadang bisa meluap menjadi perilaku yang mengganggu dan merusak pengalaman bermain.
Di setiap game multiplayer, selalu ada sebagian kecil pemain yang terus-menerus bersikap mengganggu. Kami terus meningkatkan sistem deteksi agar bisa mengeluarkan pemain seperti itu secepat mungkin dan mencegah mereka kembali lewat akun alternatif. Namun, dalam banyak kasus, perilaku mengganggu justru datang dari pemain reguler yang sedang menghadapi pertandingan yang berat, atau membawa suasana hati jelek ke dalam game. Teknologi dan alat bantu bisa membantu menekan hal itu, tetapi kemampuan teknologi ada batasnya. Bagaimanapun juga, perubahan nyata akan terjadi saat kita memilih untuk bermain sportif, bermain dengan respek, dan tahu kapan waktunya untuk berhenti sejenak.
Kami tahu, kamu pasti sudah melihat pedoman perilaku dan mencentang kotak persetujuan sebelum mulai bermain. Namun, penting untuk saling mengingatkan bahwa makin kita berkomitmen pada Perjanjian Komunitas, makin baik game ini.
Anggap saja Perjanjian Komunitas ini sebagai pendamping dari bagian Aturan Pengguna di Ketentuan Layanan, menekankan semangat dari ketentuan itu, tetapi tetap mengikat bagi siapa pun yang memutuskan untuk bermain di game Riot.
Bermain untuk Menang
Contoh perilaku yang bukan bermain untuk menang meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
- Feeding yang disengaja
- Sabotase
- Meninggalkan game (termasuk memutus koneksi dengan sengaja, AFK, menghindari queue, menahan lobby, dll.)
FAQ
Bermain Sportif
Contoh perilaku yang bukan bermain sportif meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
- Cheating, termasuk scripting dan botting
- Menggunakan mod, hack, cheat, atau program lain yang memberikan keuntungan tidak adil
- Manipulasi rank—termasuk solo boosting, hitchhiking/queue-boosting, deranking, dan smurfing
- Win-trading
- Manipulasi pertandingan
FAQ
Bermain dengan Respek
Contoh perilaku yang bukan bermain dengan respek meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
- Menggunakan kata-kata yang bersifat menghina, merendahkan, menyinggung, atau melecehkan, atau menjadikan seseorang sebagai sasaran karena identitasnya
- Mengancam, berharap seseorang celaka, menjadikan seseorang sebagai sasaran kekerasan, atau membagikan konten kekerasan
- Spam channel komunikasi dengan kebisingan yang berlebihan atau perilaku di luar topik
- Mendorong atau mempromosikan tindakan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri
- Melakukan pelecehan seksual, mengajak dengan cara tidak pantas tanpa persetujuan, atau membagikan konten seksual
- Membagikan informasi atau media pribadi seseorang, atau mengancam akan melakukannya
- Mengaku sebagai orang lain atau terlibat dalam perilaku yang bersifat menipu
- Mempromosikan atau terlibat dalam aktivitas teroris atau ekstremis
- Mengeksploitasi anak di bawah umur secara seksual dalam bentuk apa pun
Untuk detail selengkapnya, lihat Ketentuan Layanan kami.
Atau bermain yang lain saja.
Daftar Istilah
Away From Keyboard (AFK): Kondisi ketika seseorang "meninggalkan keyboard" atau tidak aktif saat seharusnya bermain.
Botting: Penggunaan software atau hardware pihak ketiga untuk menaikkan level akun, membuka konten, atau menambah nilai akun secara tidak wajar. Dengan kata lain, memalsukan progres tanpa benar-benar bermain.
Pembatasan Komunikasi: Pembatasan sementara untuk menggunakan alat komunikasi dalam game, seperti chat teks atau suara.
Deranking: Sengaja kalah agar rank turun.
Griefing: Tindakan sengaja merusak permainan orang lain seperti trolling, membunuh rekan tim, atau membuat kekacauan demi kesenangan sendiri.
Ujaran Kebencian: Kata-kata yang menyerang atau merendahkan seseorang berdasarkan identitasnya, seperti ras, gender, kebangsaan, atau karakteristik lain yang dilindungi.
Hardware/HWID Ban: Ban yang menargetkan hardware yang digunakan, bukan hanya akun. Akun baru pun tidak bisa log in dari hardware itu.
Hitchhiking (atau Queue Boosting): Saat pemain dengan skill lebih rendah bermain dengan pemain yang skill-nya lebih tinggi, atau bahkan cheater, yang biasanya tidak diperbolehkan oleh sistem matchmaking untuk bermain bersamamu, dengan tujuan naik rank lebih cepat dan melampaui kemampuan normal mereka.
Feeding yang disengaja/Inting: Perilaku ini termasuk dalam tindakan sabotase. Saat sekutu dengan sengaja mati agar tim musuh menjadi lebih kuat (misalnya dengan "feeding" gold ke musuh).
Menahan Lobby: Mengancam untuk keluar atau menyabotase game jika pemain lain tidak mengizinkan dirinya memilih karakter/role yang diinginkan.
Manipulasi Pertandingan: Mengatur atau sengaja kalah dalam pertandingan. Biasanya untuk taruhan atau keuntungan pribadi. Tindakan ini merusak permainan yang adil dan bisa berakibat sangat serius. Selain itu, perilaku ini biasanya melibatkan lebih dari satu pemain yang bekerja sama.
Penangguhan Permanen (atau Permaban): Larangan bermain secara permanen, baik untuk satu akun maupun seluruh perangkat (lihat HWID ban), tanpa batas waktu akhir.
Queue Boosting: Lihat hitchhiking.
Queue Dodging: Saat pemain keluar dari lobby game saat pemilihan karakter atau role, dengan alasan apa pun.
Manipulasi Rank: Segala perilaku yang secara sengaja memanipulasi sistem peringkat game (MMR, elo, atau penempatan tier), termasuk boosting (atau hitchhiking), deranking, dan win-trading.
Sabotase: Tindakan sengaja menghambat performa tim sendiri, biasanya dengan tujuan membuat tim kalah.
Scripting: Penggunaan software (atau hardware) pihak ketiga untuk melakukan tindakan otomatis (misalnya auto-aiming atau auto-dodging), atau merespons kejadian dalam game secara otomatis.
Smurfing: Bentuk tindakan manipulasi rank yang dilakukan pemain yang skill-nya tinggi dengan cara seperti membeli akun, deranking, atau berbagi akun, agar bisa menghindari sistem matchmaking dan menang lebih mudah melawan lawan yang lebih lemah.
Solo Boosting: Saat pemain dengan rank tinggi memainkan akun orang lain untuk menaikkan rank akun itu tanpa usaha si pemilik akun sendiri. Intinya, cheating untuk mendaki rank.
Perilaku Toksik: Istilah yang cakupannya terlalu luas dan umumnya mengacu pada "perilaku yang merugikan atau tidak menyenangkan". Istilah ini jarang kami gunakan karena terlalu umum dan tidak membantu menjelaskan perilaku spesifik.
- Win-Trading: Bentuk cheating yang melibatkan kerja sama antara lawan, sering kali menggunakan akun alternatif, saat beberapa pemain sepakat untuk sengaja kalah agar pemain lain bisa meningkatkan win rate atau rank-nya.


